Kamis, 01 November 2018
Pembangunan Ruang Kelas Baru MI Muhammadiyah Jekani 2
Jumat, 06 Mei 2016
Jumat, 13 September 2013
Jumat, 05 November 2010
Kamis, 21 Oktober 2010
Puji syukur kami panjatkan kehadlirot Allah SWT , karena limpahan Rahmat dan Hidayahnya sehingga kami bisa menyelesai dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan ( RKT ) dan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah ( RKAM ) tahun pelajaran 2009 / 2010.
Rencana Kerja Tahunan ( RKT ) dan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah ( RKAM ) ini disusun sebagai pedoman dan acuan kerja bagi Kepala Madrasah, Bendahara dan komponen Madrasah lainnya dalam mengelola menejemen Madrasah Ibtidayah Muhammadiyah Jekani 2 pada tahun pelajaran 2009 / 2010.
Model pengelolaan Madrasah bernuansa Menejemen Berbasis Madrasah ( MBS ) dalam pengelolaannya bertumpu pada kebutuhan, visi dan misi yang telah ditetapkan. Untuk itu penyusunan Rencana Kerja Tahunan ( RKT ) dan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah( RKAM ) ini sangat bervariatif dan tergantung pada kebutuhan intern Madrasah.
Tidak lupa kami sangat berterima kasih kepada :
1. Kepala Departemen Agama Kabupaten Sragen.
2. Dikdasmen Muhammadiyah Kecamatan Mondokan
3. Pengawas PPAI Kecamatan Mondokan
4. Semua pihak yang telah membantu , memberikan pembinaan dan pengarahan demi terwujudnya RKT & RKAM ini.
Kami percaya dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan ( RKT ) dan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah ( RKASM ) ini masih banyak kekurangan, untuk itu saran kritik dari semua pihak selalu kami tunggu demi perbaikan dikemudian hari
LEMBAR PENGESAHAN
RKT dan RKAM ini telah disahkan dalam Rapat Pleno Madrasah , yang dihadiri oleh Kepala Madrasah, Dewan Guru, Pengurus Komite Madrasah, dan Tokoh Masyarakat
Pada tanggal 12 Juli 2010
Bertempat di Gedung MI Muhammadiyah Jekani 2
Kecamatan Mondokan Kabupaten Sragen
Ketua Komite Madrasah
Kasiran Kepala MIM Jekani 2
Imti Haniyah, S.Pd.I
NIP. 19700503 199102 2 001
Mengetahui
a/n Kakankemenag Kab. Sragen
Kasi Mapenda
Drs. H. Irwan Junaidi
NIP.19590606 198603 1 004
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR
LEMBAR PENGESAHAN
DAFTAR ISI
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Manfaat RKT, RKAM
C. Tujuan RKT , RKAM
D. Langkah – langkah Perumusan RKT
E. Langkah - langkah Perumusan RKAM
F. Landasan Hukum
II. VISI, MISI
III. RENCANA KERJA TAHUNAN
a. Tabel C 4 : Program dan Indikator Program/Kegiatan Strategis
b. Tabel C 5 : Kegiatan Operasional
c. Tabel C 6 : Jadwal Rencana Kerja Tahun 2009/2010
IV. RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN MADRASAH (RKAM)
a. Tabel D 1 : Biaya Program Strattegis
b. Tabel D 2 : Biaya Operasional
c. Tabel D 3 : Sumber Pendanaan
c. Tabel D 4 : Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah/Madrasah
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Salah satu tujuan utama pemerintah adalah menuntaskan Pendidikan Dasar, mulai dari Undang – Undang Dasar, Undang – Undang Perlindungan Anak, Undang – Undang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan – Peraturan yang ada saat ini telah menggambarkan dengan jelas keseriusan pemerintah untuk menyediakan pendidikan dasar bagi semua anak berumur 7 tahun sampai 15 tahun.
Sebagai ujung tombak pelaksanaan program pendidikan dasar, upaya pemerintah ini harus ditanggapi secara positif sehingga penyelenggaraan program pedidikan dasar ini dapat benar – benar direalisasikan , baik dari jumalh maupun mutu.
SD / MI harus mampu menghasilkan lulusan yang memenuhi kompetensi yang dipersyaratkan untuk melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi. SD / MI harus memperbaiki proses pembelajaran, termasuk meningkatkan manajemen di ruang kelas, SD / MI harus menyediakan , mengembangkan , mengelola dan mengerahkan sarana dan prasarana pendidikan dan sumberdaya lainya secara baik. SD / MI juga harus bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan untuk mewujudkan hal – hal tersebut di atas. Untuk itu , semua tindakan SD / MI harus akuntabel dan transparan agar SD / MI memperoleh kepercayaan ( frust ) dari semua pemangku kepentingan.
Untuk mencapai hal tersebut di atas, SD / MI tidak punya pilihan selain ” berfikir sebelum bertindak ”, melakukan perencanaan atas semua hal dengan baik dan teliti dalam sebuah ” dokumen kunci ” yang bernama Rencana Kerja Tahunan ( RKT ) yang merupakan penjabaran dari Rencana Kerja Madrasah & Rencana Kerja Madrasah RKS/ M , melalui ( RKT ) diharapkan agar dana yang tersedia dapat dibelanjakan secara bijaksana.
Rencana Kerja Tahunan ( RKT ) yang disusun secara akurat dan melibatkan pemangku kepentingan akan membentu Madrasah / Madrasah adak dapat diakses oleh semua pihak dan dilaporkan pada publik sehingga akan dapai menenuhi tuntutan publik di atas.
Salah satu kebjakan pemerintah sekarang ini adalah mengembangkan otonomi Madrasah / madrasah . Manajemen berbasis Madrasah / madrasah ( MBS / MBM ) merupakan salah satu cara untuk mewujudkan kebijakan tersebut. Perencanaan Madrasah / madrasah merupakan aspek kunci MBS/MBM. Hanya melalui perencanaan yang efektif , mutu peserta didik akan dapat ditingkatkan dan kewajiban untuk menuntaskan wajib belajar 9 tahun dapat dipenuhi, terutama untuk anak dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 19/2007 pasal 1 menyebutkan bahwa setiap satuan pendidikan wajib memenuhi standar pengelolaan pendidikan yang berlaku secara nasional. Dalam lampiran Permendiknas No. 19/2007 tersebut dijelaskan bahwa standar pengelolaan Madrasah meliputi 6 hal, yakni:
1. Perencanaan program,
2. Pelaksanaan rencana kerja,
3. Pengawasan dan evaluasi,
4. Kepemimpinnan Madrasah/madrasah,
5. Sistem informasi dan manajemen, dan
6. Penilaian khusus.
Terkait perencanaan program, terdapat 4 standar, yakni : (1) Visi Madrasah/Madrasah, (2) Misi Madrasah/Madrasah, (3) Tujuan Madrasah/Madrasah, dan (4) Rencana Kerja Madrasah/Madrasah. Rencana Kerja Madrasah/Madrasah (RKS/M) terdiri dari Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang dinyatakan dalam Rencana kegiatan dan Anggaran Madrasah/Madrasah (RKA-S/M).
Pada penjelasan Permendiknas No. 19/2007 dikemukakan bahwa Rencana Kerja Jangka Menengah yang menggunakan istilah Rencana Kerja Madrasah/Madrasah menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin dicapai, dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dokumen RKS/M memuat hal-hal strategis yang perlu dilakukan dalam jangka waktu 4 (empat) tahun untuk memajukan Madrasah/madrasah.
Rencana Kerta Tahunan merupakan rencana kerja Madrasah/madrasah dalam kurun waktu satu, berisi program/kegiatan tahunan Madrasah yang dijabarkan dari Rencana Kerja Madrasah/Madrasah dan program/kegiatan lain di Madrasah yang bersifat rutin atau kegiatan untuk mempertahankan keadaan Madrasah yang sudah baik. Oleh karena itu, setelah program/ kegiatan dan jadwal selama 4 tahun disusun (dalam bentuk dokumen RKS/M), maka langkah berikutnya adalah menjabarkan program/kegiatan ke dalam program/kegiatan untuk 1 tahun berjalan.
Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah/M adalah rencana biaya dan pendapatan program/ kegiatan secara rinci untuk satu tahun anggaran baik yang sifatnya strategis maupun rutin. RKAS/M merupakan dokumen anggaran Madrasah/madrasah resmi yang harus disetujui oleh Kepala Madrasah/madrasah serta disyahkan oleh Dinas kabupaten/Kota ( Kepala UPT Dikdas dan LS ) bagi Madrasah-Madrasah negeri dan oleh penyelenggara Madrasah bagi Madrasah-Madrasah swasta.
RKAS/M dibuat untuk satu tahun pelajaran, dan terdiri dari 2 bagian : Pendapatan dan Belanja (pengeluaran). RKAS/M mencakup semua biaya yang ada pada Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan, khususnya untuk satu tahun anggaran mendatang.
Pendanaan yang dicantumkan di RKAS/M hanya mencakup dana dalam bentuk uang yang akan diterima dan dikelolan langsung oleh Madrasah/madrasah.
B. Manfaat RKT dan RKAS/M
RKT dan RKAS/M penting dimiliki untuk memberi arah dan bimbingan para pelaku Madrasah sebagai pedoman pengelolaan Madrasah / madrasah dalam kurun waktu 1 tahun yang akan datang dengan resiko yang kecil dan untuk mengurangi ketidakpastian dalam pengelolaan Madrasah / madrasah . Dengan adanya RKT dan RKAS/M diharapkan dapat dijadikan sebagai: (1) pedoman kerja satu tahun yang akan datang (2) sarana untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan Madrasah.
C. Tujuan RKT DAN RKAS/M
RKT DAN RKAS/M dirumuskan dengan tujuan untuk:
1. Menjamin agar program telah ditetapkan dapat dicapai dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko yang kecil;
2. Mendukung koordinasi antar pelaku Madrasah;
3. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar pelaku Madrasah, antar Madrasah dan dinas pendidikan;
4. Menjamin keterkaitan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan;
5. Mengoptimalkan partisipasi warga Madrasah dan masyarakat;
6. Menjamin tercapainya penggunaan sumberdaya secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan.
D. Langkah – langkah penyusunan Rencana Kerja Tahunan ( RKT )
1. Menyusun Program/Kegiatan Tahunan Strategis
Cara menyusun program/kegiatan strategis adalah sebagai berikut:
Melihat kembali dokumen RKS/M, khususnya tabel C3. : Jadwal Kegiatan Madrasah. Dengan memberi tanda cek ( v ) semua program/kegiatan yang dijadwalkan pada tahun ajaran yang akan disusun Rencana Kerja Tahunannya ( tabel C 4 ).
2. Menyusun Program /Kegiatan Rutin
Program/kegiatan yang rutin dilakukan Madrasah/madrasah kemudian dibuat sararan dan indikatornya agar dapat dimonitor pelaksanaannya ( C 5 ).
3. Menyusun Jadwal Program/Kegiatan Madrasah Tahunan
Setelah semua program/kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu satu tahun tersusun, maka langkah selanjutnya adalah menyusun jadwal pelaksanaan ( tabel C 6 )
E. Langkah-langkah pembuatan RKAS/M
1. Mengklasifikasikan biaya yang akan didanai dalam bentuk uang pada Rencana Kegiatan dan Anggaran tahunan sesuai dengan petunjuk klasifikasi dan jenis biaya baik rencana strategis ( program kegiatan ) maupun rencana program rutin ( tabel D 1 dan tabel D 2 ).
2. Membuat Rekapitulasi perjenis biaya untuk semua biaya-biaya yang akan dicantumkan pada RKAS/M dan memperkirakan sumber pendanaan yang akan didapat kemudian memasukannya dalam masing-masing pos belanja ( D 3 ).
3. Melengkapi kolom pendanaan pada RKAS/M dengan informasi perkiraan dana dalam bentuk uang yang akan diterima ( D 4 ) .
F. Dasar Hukum
Landasan hukum Perumusan RKT dan RKAS/M ini sebagai berikut.
1. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 4(Pengelolaan Dana Pendidikan berdasar pada prinsip keadilan, efesiensi, transparansi dan akuntabilitas publik).
2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
3. PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 53 (Setiap Satuan Pendidikan dikelola atas dasar Rencana Kerja Tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari Rencana Kerja Jangka Menengah Satuan Pendidikan yang meliputi masa 4 tahun).
4. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan. Madrasah membuat Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) 4 tahun, Rencana Kerja Tahunan (RKT) dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah / Madrasah (RKAS/M) dilaksanakan berdasarkan RKJM. RKJM/T disetujui rapat dewan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan dari Komite Madrasah dan disyahkan berlakunya oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota.
BAB II: VISI, MISI
Visi
Mewujudkan lembaga pendidikan yang islami, mampu mencetak out-put yang memenuhi kualitas lahir dan batin dalam imtaq dan iptek.
Misi
Menyelenggarakan pendidikan dan latihan yang berorientasi pada mutu dan kemampuan / kemampuan murid.
Anak Didik
Setelah membahas mengenai Motivasi Belajar Anak Remaja dan kaitannya dengan Prestasi Belajar Anak, maka pada kesempatan ini saya juga akan menyampaikan beberapa tips atau cara untuk meningkatkan motivasi belajar anak. Karena begitu pentingnya motivasi dalam proses perbaikan prestasi belajar, saya kira maka tips ini mungkin akan sangat bermanfaat.
Ada beberapa Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anak dalam kegiatan belajar di sekolah, misalnya saja seperti yang diungkapkan A.M. Sardiman (2005:92-94), yaitu :
1. Memberi angka
Angka dalam hal ini sebagai simbol dari nilai kegiatan belajarnya. Banyak siswa yang justru untuk mencapai angka/nilai yang baik. Sehingga yang dikejar hanyalah nilai ulangan atau nilai raport yang baik. Angka-angka yang baik itu bagi para siswa merupakan motivasi yang sangat kuat. Yang perlu diingat oleh guru, bahwa pencapaian angka-angka tersebut belum merupakan hasil belajar yang sejati dan bermakna. Harapannya angka-angka tersebut dikaitkan dengan nilai afeksinya bukan sekedar kognitifnya saja.
2. Memberi Hadiah
Hadiah dapat menjadi motivasi yang kuat, dimana siswa tertarik pada bidang tertentu yang akan diberikan hadiah. Tidak demikian jika hadiah diberikan untuk suatu pekerjaan yang tidak menarik menurut siswa.
3. Kompetisi yang sehat
Persaingan, baik yang individu atau kelompok, dapat menjadi sarana untuk meningkatkan motivasi belajar. Karena terkadang jika ada saingan, siswa akan menjadi lebih bersemangat dalam mencapai hasil yang terbaik.
4.Menumbuhkan kesadaran
Menumbuhkan kesadaran kepada siswa agar merasakan pentingnya tugas dan menerimanya sebagai tantangan sehingga bekerja keras adalah sebagai salah satu bentuk motivasi yang cukup penting. Bentuk kerja keras siswa dapat terlibat secara kognitif yaitu dengan mencari cara untuk dapat meningkatkan motivasi.
5. Memberi Test
Para siswa akan giat belajar kalau mengetahui akan diadakan ulangan. Tetapi ulangan jangan terlalu sering dilakukan karena akan membosankan dan akan jadi rutinitas belaka.
6. Memberikan hasil test
Mengetahui hasil belajar bisa dijadikan sebagai alat motivasi. Dengan mengetahui hasil belajarnya, siswa akan terdorong untuk belajar lebih giat. Apalagi jika hasil belajar itu mengalami kemajuan, siswa pasti akan berusaha mempertahankannya atau bahkan termotivasi untuk dapat meningkatkannya.
7. Memberikan penghargaan
Apabila ada siswa yang berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik, maka perlu diberikan pujian. Pujian adalah bentuk reinforcement yang positif dan memberikan motivasi yang baik bagi siswa. Pemberiannya juga harus pada waktu yang tepat, sehingga akan memupuk suasana yang menyenangkan dan mempertinggi motivasi belajar serta sekaligus akan membangkitkan harga diri.
8. Jalan Terakhir Hukuman
Hukuman adalah bentuk reinforcement yang negatif, tetapi jika diberikan secara tepat dan bijaksana, bisa menjadi alat motivasi. Oleh karena itu, guru harus memahami prinsip-prinsip pemberian hukuman tersebut.
Jumat, 26 Maret 2010
Guru yang profesional

1. Punya waktu untuk siswanya
Seorang guru yang baik mempunyai waktu untuk siswanya baik di dalam kelas maupun di luar kelas atau lebih jauh lagi di dalam lingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah. Guru
2. Punya tujuan jelas untuk Pelajaran
Seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.
3. Punya keterampilan mendisiplinkan yang efektif
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif sehingga bisa mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas.
4. Punya keterampilan manajemen kelas yang baik
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif, membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen didalam kelas.
5. Bisa berkomunikasi dengan Baik Orang Tua
Seorang guru yang baik menjaga komunikasi terbuka dengan orang tua dan membuat mereka selalu update informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam kelas dalam hal kurikulum, disiplin, dan isu lainnya. Mereka membuat diri mereka selalu bersedia memenuhi panggilan telepon, rapat, email dan sekarang, twitter.
6. Punya harapan yang tinggi pada siswa nya
Seorang guru yang baik memiliki harapan yang tinggi dari siswa dan mendorong semua siswa dikelasnya untuk selalu bekerja dan mengerahkan potensi terbaik mereka.
7. Mempunyai pengetahuan yang luas
Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan mendalam tentang kurikulum sekolah dan standar-standar lainnya. Mereka dengan sekuat tenaga memastikan pengajaran mereka memenuhi standar-standar itu.
8. Pengetahuan tentang subyek yang diajarkan
Hal ini mungkin sudah jelas, tetapi kadang-kadang diabaikan. Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan yang luar biasa dan antusiasme untuk subyek yang mereka ajarkan. Mereka siap untuk menjawab pertanyaan dan menyimpan bahan menarik bagi para siswa, bahkan bekerja sama dengan bidang studi lain demi pembelajaran yang kolaboratif.
9. Bisa menjadi tauladan bagi muridnya
Seorang guru yang baik bergairah mengajar dan bekerja dengan anak-anak. Mereka gembira bisa mempengaruhi siswa dalam kehidupan mereka dan memahami dampak atau pengaruh yang mereka miliki dalam kehidupan siswanya, sekarang dan nanti ketika siswanya sudah beranjak dewasa.
10. Berinteraksi baik dengan siswa-siswanya
Seorang guru yang baik mengembangkan hubungan yang kuat dan saling hormat menghormati dengan siswa dan membangun hubungan yang dapat dipercaya.
Minggu, 21 Maret 2010
Kurikulum MIM Jekani 2
( M I M )
JEKANI 2 KECAMATAN MONDOKAN KABUPATEN SRAGEN
Alamat : Balang Jekani Kecamatan Mondokan Kabupaten Sragen 57271
No Telp. (0271) 4080483 Email : mim_ jekani2@yahoo.co.id
Website: www.mimjekani2mondokan.blogspot.com
Nomor : ……/KMI/062/VII/2009
Pada akhir tahun pelajaran, pelaksanaan KURIKULUM ini akan dievaluasi dan/atau ditinjau ulang yang hasilnya akan digunakan sebagai dasar dalam melakukan penyusunan dan penetapan KURIKULUM untuk tahun pelajaran berikutnya.
Pada Tanggal :13 Juli 2009
Jekani , 13 Juli 2009
Kepala,
Imti Haniyah, S.Pd.I
NIP. 19700503 199102 2 001
Mengetahui
Ketua Komite Madrasah,
Kasiran Mengetahui
Kepala Kantor Departemen Agama
Kab. Sragen
Drs. H. Muslim Umar, M.Ag
NIP.150220881
Dalam penyusunan Kurikulum ini kami berupaya semaksimal mungkin menyajikan konsep, perangkat, serta strategi yang ideal, namun karena berbagai keterbatasan yang ada pada kami kekurangan dan kesalahan tidak bisa kami hindari.
Kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan serta bimbingan demi terselesaikannya Kurikulum ini, kami ucapkan terimakasih.
Kepala,
Imti Haniyah, S.Pd.I
NIP. 19700503 199102 2 001
Halaman Pengesahan 2
Prakata 3
Daftar Isi 4
BAB I PENDAHULUAN
A. Rasional 5
B. Landasan Hukum 5
C. Pengertian-Pengertian 6
BAB II STANDAR KOMPETENSI LULUSAN, VISI, MISI, DAN TUJUAN MADRASAH
A. Standar Kompetensi Lulusan 7
B. Visi Madrasah 8
C. Misi Madrasah 8
D. Tujuan Madrasah 8
BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
A. Struktur Kurikulum 9
1. Kerangka Dasar Kurikulum 9
a. Komponen Mata Pelajaran 9
b. Komponen Muatan Lokal 9
c. Komponen Pengembangan Diri 9
2. Struktur Kurikulum 10
B. Muatan Kurikulum 10
1. Komponen Mata Pelajaran 10
2. Komponen Muatan Lokal 14
3. Komponen Pengembangan Diri 15
C. Beban Belajar 16
BAB IV KRITERIA-KRITERIA
A. Kriteria Ketuntasan Minimal 18
B. Kriteria Kenaikan Kelas 19
C. Kriteria Kelulusan 19
BAB V KALENDER PENDIDIKAN 21
BAB V LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Silabus
2. RPP
3. Surat-surat Keputusan Kepala Sekolah
4 SK Ketuntasan Kompetensi Minimal
PENDAHULUAN
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kurikulum jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
MI Muhammadiyah Jekani 2 sebagai satuan pendidikan dasar di lingkungan Departemen Agama perlu menyusun KURIKULUM MI Muhammadiyah Jekani 2 yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Acuan yang digunakan dalam penyusunan KURIKULUM ini meliputi standar isi, standar kompetensi lulusan dan panduan penyusunan KURIKULUM dari Badan Standar Nasional Pendidikan. Penyusunan KURIKULUM MI Muhammadiyah Jekani 2 dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional.
Melalui KURIKULUM MI Muhammadiyah Jekani 2 ini diharapkan pelaksanaan program-program pendidikan di MI Muhammadiyah Jekani 2 sesuai dengan karakteristik potensi, dan kebutuhan peserta didik. Untuk itu, penyusunannya perlu melibatkan seluruh warga madrasah (Kepala, Guru, Karyawan, Murid) dan pemangku kepentingan lain (Komite Madrasah, Orang Tua Murid, Masyarakat, Lembaga-lembaga lain).
B. Landasan Hukum
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32 ayat (1), (2), (3); Pasal 35 ayat (2); Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 37 ayat (1), (2), (3); Pasal 38 ayat (1), (2).
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 1 ayat (5), (13), (14), (15); Pasal 5 ayat (1), (2); Pasal 6 ayat (6); Pasal 7 ayat (1), (2), (3), (4), (5), (6), (7), (8); Pasal 8 ayat (1), (2), (3); Pasal 10 ayat (1), (2), (3); Pasal 11 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 13 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 14 ayat (1), (2), (3); Pasal 16 ayat (1), (2), (3), (4), (5); Pasal 17 ayat (1), (2); Pasal 18 ayat (1), (2), (3); Pasal 20.
3. Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi
4. Permendiknas No 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan
5. Panduan Penyusunan KURIKULUM Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah dari BSNP (2006)
6. Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam Nomor : Dj.II.1/PP.00/Ed/ 681 / 2006 tentang Pelaksanaan Standar Isi
7. Surat Edaran Kanwil Dep. Agama Provinsi Jawa Tengah Nomor Kw. 11.4/ 1/ PP.00/ 4460/2006
C. Pengertian
1. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kurikulum
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. KURIKULUM terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, silabus dan rencana program pemelajaran.
2. Silabus.
Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi , kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian.
3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Rencana pelaksanaan pembelajaran adalah bentuk penjabaran dari silabus ke dalam bentuk langkah-langkah pembelajaran
4. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah tingkat pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran. Penetapan KKM per kompetensi dasar (KD) mata pelajaran ini mempertimbangkan tingkat essensial KD untuk mencapai standar kompetensi (SK), tingkat kerumitan dan kesulitan (kompleksitas) per KD untuk dicapai oleh siswa, tingkat kemampuan rata-rata (intake) siswa madrasah dalam mencapai KD dan ketersediaan sumber daya pendukung madrasah (tenaga, sarana pendidikan)
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN, VISI, MISI DAN
TUJUAN PENDIDIKAN MADRASAH
1. Standar Kompetensi Lulusan Madrasah
Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan (SKL-SP) MI selengkapnya adalah:
a. Menjalankan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan anak
b. Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri
c. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungannya
d. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi di lingkungan sekitarnya
e. Menggunakan informasi tentang lingkungan sekitar secara logis, kritis, dan kreatif
f. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif, dengan bimbingan guru/pendidik
g. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari potensinya
h. Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari
i. Menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam dan sosial di lingkungan sekitar
j. Menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan
k. Menunjukkan kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa, negara, dan tanah air Indonesia
l. Menunjukkan kemampuan untuk melakukan kegiatan seni dan budaya lokal
m. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang
n. Berkomunikasi secara jelas dan santun
o. Bekerja sama dalam kelompok, tolong-menolong, dan menjaga diri sendiri dalam lingkungan keluarga dan teman sebaya
p. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis
q. Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, menulis, dan berhitung
(disadur dari Permendiknas 23/2006 tentang SKL)
2. Visi
MI Muhammadiyah Jekani 2 sebagai lembaga pendidikan dasar berciri khas Islam perlu mempertimbangkan harapan murid, orang tua murid, lembaga pengguna lulusan madrasah dan masyarakat dalam merumuskan visinya. MI Muhammadiyah Jekani 2 juga diharapkan merespon perkembangan dan tantangan masa depan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi; era informasi dan globalisasi yang sangat cepat. MI Muhammadiyah Jekani 2 ingin mewujudkan harapan dan respon dalam visi berikut :
Indikator Visi:
a. Terwujudnya generasi ummat yang mampu membaca Alqur’an dengan baik dan benar (Tartil).
b. Terwujudnya genarasi ummat yang tekun melaksanakan ibadah wajib maupun sunnah
c. Terwujudnya generasi ummat yang santun dalam bertutur dan berperilaku
d. Terwujudnya generasi ummat yang unggul dalam prestasi akademik dan non akademik sebagai bekal melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi dan atau hidup mandiri.
2. Misi
c. Tujuan Pendidikan Madrasash
Secara umum, tujuan pendidikan MI Muhammadiyah Jekani 2 adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Bertolak dari tujuan umum pendidikan dasar tersebut, MI Muhammadiyah Jekani 2 mempunyai tujuan sebagai berikut :
a. Mengoptimalkan proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Pembelajaran Aktif (PAKEM, CTL).
b. Mengembangkan potensi akademik, minat dan bakat siswa melalui layanan bimbingan dan konseling dan kegiatan ekstra kurikuler
c. Membiasakan perilaku Islami di lingkungan madrasah
d. Meningkatkan prestasi akademik siswa dengan nilai rata-rata 6.0
e. Meningkatkan prestasi akademik siswa di bidang seni dan olehraga lewat kejuaraan dan kompetisi.
STRUKTUR KURIKULUM DAN MUATAN KURIKULUM
MI MUHAMMADIYAH JEKANI 2
1. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan, dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas komponen mata pelajaran, komponen muatan lokal dan komponen pengembangan diri:
a. Komponen Mata Pelajaran
Komponen mata pelajaran terdiri dari lima kelompok mata pelajaran, yaitu :
(1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.
(2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.
(3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi, dimaksudkan untuk mengenal, menyikapi, dan mengapresiasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menanamkan kebiasaan berpikir dan berperilaku ilmiah yang kritis, kreatif dan mandiri.
(4) Kelompok mata pelajaran estetika, dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni.
(5) Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan, dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan sportivitas dan kesadaran hidup sehat.
(disadur dari Kerangka Dasar & Struktur Kurikulum - peny)
b. Komponen muatan lokal
1) Muatan lokal dimaksudkan untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas madrasah dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada
(dikembangkan sendiri oleh madrasah sesuai dengan potensi masing-masing - peny)
c. Komponen Pengembangan Diri
1) Pengembangan diri dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah.
2. Struktur Kurikulum
Lampiran :
Surat Edaran Ditjen Pendidikan Islam Nomor: DJ. II.1/PP.00/ED/ 681/2006
tentang Pelaksanaan Kurikulum 2006
Tabel : Struktur Kurikulum MI
K o m p o n e n Kelas dan Alokasi Waktu
I II III IV, V, dan VI
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama Islam
a. Al Qur’an Hadits 2
b. Aqidah Akhlaq 2
c. Fiqh 2
d. SKI 2
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2
3. Bahasa Indonesia 5
4 Bahasa Arab 3
5. Matematika 5
6. Ilmu Pengetahuan Alam 4
7. Ilmu Pengetahuan Sosial 5
8. Seni Budaya dan Keterampilan 2
9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 3
B. Muatan Lokal *)
a. Bahasa Jawa 2
b. Baca Tulis Al Qur’an 2 2 2 2
C. Pengembangan Diri **) 2*)
J u m l a h 35 35 39 43
B. MUATAN .KURIKULUM
Berdasarkan Standar Isi yang dikembangkan oleh BSNP, Kebijakan Kanwil Departemen Agama Provinsi Jawa Tengah, Kebijakan Kandepag Kabupaten Sragen dan hasil rapat internal Komite Madrasah, mata pelajaran yang dikembangkan oleh MI Muhammadiyah Jekani 2 dideskripsikan sebagaii berikut :
1. Komponen Mata Pelajaran
a. Pendidikan Agama Islam
Pendidikan Agama Islam yang dikembangkan di MI Muhammadiyah Jekani 2 meliputi sub mata pelajaran :
(1) Al Qur’an Hadits; Mata Pelajaran Al Qur’an – Hadist di Madrasah Ibtidaiyah bertujuan untuk memberikan kemampuan dasar kepada peserta didik dalam membaca, menulis, membiasakan dan menggemari Al Qur’an dan Hadist serta menanamkan pengertian, pemahaman , penghayatan isi kandungan ayat – ayat Al Qur’an – Hadist untuk mendorong, membina dan membimbing aklaq dan perilaku peserta didik agar berpedoman kepada dan sesuai dengan isi kandungan ayat – ayat Al Qur’an dan Hadist.
Ruang lingkup dari mata pelajaran ini meliputi :
a) Pengetahuan dasar membaca dan menulis Al Qur’an
b) Hafalan surat – surat pendek
c) Pemahaman kandungan surat – surat pendek
d) Hadist – hadist tentang kebersihan, niat, menghormati orang tua, persaudaraan, silaturrahim, taqwa, menyayangi anak yatim, shalat berjamaah, ciri – ciri orang munafik dan amal shaleh.
(2) Aqidah Akhlaq; Mata pelajaran ini bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan keimanan peserta didik yang diwujudkan dalam akhlaqnya yang terpuji, melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan, pengamalan serta pengalaman peserta didik tentang aqidah dan akhlaq Islam
Ruang lingkup dari mata pelajaran ini meliputi :
a) Aspek Keimanan
b) Aspek Akhlaq
c) Aspek Kisah Keteladanan
(3) Fiqh Mata pelajaran ini bertujuan bertujuan untuk membekali peserta didik agar dapat mengetahui dan memahami pokok – pokok hukum Islam secara terperinci dan menyeluruh, baik berupa dalil naqli dan aqli, serta melaksanakan dan mengamalkan ketentuan hukum islam dengan benar.
Ruang lingkup mata pelajaran Fiqih meliputi eserasian,keselarasan, dan kesieimbangan antara :
Hubungan manusia dengan Allah Swt
Hubungan manusia dengan sesama manusia, dan
Hubungan manusia dengan alam lingkungan
(4) Sejarah Kebudayaan Islam. Mata pelajaran ini bertujuan untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan tentang sejarah dan kebudayaan Islam, mendorongs peserta didik untuk mengambil ibrah, nilai dan makna yang terdapat dalam sejarah serta menanamkan penghayatan dan kemauan yang kuat untuk berklaq mulia berdasarkan cermatan atas fakta sejarah yang ada
Ruang lingkup mata peljara in meliputi :
Di tingkat Madrasah Ibtidaiyah dikaji tentang sejarah Arab pra Islam, sejarah Rasulullah saw dan al-Khulafaur Rosyidin
b. Pendidikan kewarganegaraan.
Mata pelajaran ini bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan, berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti-korupsi, membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya, dan berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia
Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek-aspek sebagai berikut. :
1) Persatuan dan Kesatuan bangsa,
2) Norma, hukum dan peraturan,
3) Hak asasi manusia .
4) Kebutuhan warga negara
5) Konstitusi Negara
6) Kekuasan dan Politik,
7) Pancasila
8) Globalisasi
c. Bahasa Indonesia.
Mata pelajaran ini bertujuan untuk bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis, memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan, menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial, memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa dan menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.
Ruang lingkup mata pelajaran Bahasa Indonesia mencakup komponen kemampuan berbahasa dan kemampuan bersastra yang meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1) Mendengarkan
2) Berbicara
3) Membaca
4) Menulis.
d. Bahasa Arab.
Mata pelajaran Bahasa Arab bertujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik berkomunikasi dalam bahasa tersebut, dalam bentuk lisan dan tulis, memanfaatkan bahasa Arab untuk menjadi alat utama belajar, khususnya dalam mengkaji sumber-sumber ajaran Islam dan mengembangkan pemahaman tentang saling keterkaitan antar bahasa dan budaya serta memperluas cakrawala budaya..
Ruang lingkup pelajaran Bahasa Arab ini meliputi :
1) Kemampuan berkomunikasi yang meliputi mendengarkan (istima’), berbicara (kalam), membaca (qira’ah), dan menulis (kitabah).
2) Kemampuan gramatika (Nahwu dan Sharf)
e. Matematika.
Mata pelajaran ini bertujuan untuk membekali peserta didik memiliki kemampuan memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah, Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika, Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh serta mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah
Ruang lingkup Mata Pelajaran Matematika meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1) Bilangan
2) Geometri dan pengukuran
3) Pengolahan data.
d. Ilmu Pengetahuan Alam.
Mata pelajaran ini bertujuan untuk membekali peserta didik memiliki kemampuan mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positip dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi dan masyarakat, mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan
Ruang Lingkup bahan kajian IPA I meliputi aspek-aspek berikut.
1) Makhluk hidup dan proses kehidupan,
2) Benda/materi, sifat-sifat dan kegunaannya
3) Energi dan perubahannya
4) Bumi dan alam semesta
e. Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata pelajaran ini bertjuan untuk agar peserta didik memiliki kemampuan mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya, Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial dan Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama
Ruang lingkup mata pelajaran IPS meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1. Manusia, Tempat, dan Lingkungan
2. Waktu, Keberlanjutan, dan Perubahan
3. Sistem Sosial dan Budaya
4. Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan.
f. Seni dan Budaya
Mata pelajaran ini bertujuan untuk mengembangkan apresiasi terhadap seni budaya dan keterampilan, menumbuhkan kreativitas melalui seni budaya dan keterampilan
Ruang lingkup Mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1) Seni rupa,
2) Seni musik
3) Seni tari,
4) Seni drama,
5) Keterampilan,.
h. Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan
Mata pelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik, meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar, mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggungjawab, kerjasama, percaya diri dan demokratis dan memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna, pola hidup sehat dan kebugaran, terampil, serta memiliki sikap yang positif.
Ruang lingkup mata pelajaran Pendiidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1)Permainan dan olahraga
2)Aktivitas pengembangan
3)Aktivitas senam
4)Aktivitas ritmik
5)Aktivitas air
6)Kesehatan,.
2. Komponen Muatan lokal
Pengembangan muatan lokal di MI Muhammadiyah Jekani 2 didasarkan pada Kebijakan Gubernur Jawa Tengah, kebijakan Kandepag Kabupaten Sragen dan hasil rapat internal Komite MI Muhammadiyah Jekani 2 Atas dasar beberapa aturan tersebut muatan lokal yang dikembangkan oleh MI Muhammadiyah Jekani 2 terdiri atas mata pelajaran sebagai berikut :
a. Bahasa Jawa.
Mata pelajaran ini bertujuan untuk mengembangkan apresiasi terhadap bahasa dan budaya Jawa Tengah, mengenalkan identitas masyarakat Jawa Tengah dan menanamkan kecintaan pada bahasa dan budaya Jawa Tengah. Ruang lingkup mata pelajaran ini adalah
1) Kemampuan berkomunikasi yang meliputi mendengarkan (ngrungokake), berbicara (guneman), membaca (maca), dan menulis (nulis).
2) Kemampuan menulis huruf jawa
b. Baca Tulis Al Qur’an.
Mata pelajaran ini bertujuan untuk mengenalkan keterampilan membaca dan menulis Al qur’an sejak usia dini, menumbuhkan kecintaan dan kegemaran untuk membaca Alqur’an. Ruang lingkup mata pelajaran ini meliputi pengenalan huruf hijaiyah dan tanda baca, pelatihan membaca huruf hijaiyah yang dipisah maupun disambung, pengenalan bacaan-bacaan tajwid dalam Al Qur’an dan pengenalan bacaan-bacaan gharib dalam Al Qur’an
c. Bahasa Inggris
Mata pelajaran ini bertujuan membina keterampilan berbahasa dan berkomunikasi secara lisan dan tulisan untuk memperrsiapkan siswa menghadapi perkembangan IPTEKS dalam menyongsong era globalisasi. Ruang lingkup mata pelajaran ini adalah :
1) Mendengarkan (listening)
2) Berbicara (speaking)
3) Membaca (reading)
4) Menulis (writing)
3. Kegiatan Pengembangan Diri
Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi madrasah. Bentuk kegiatan pengembangan MI Muhammadiyah Jekani 2 berupa :
a. Shalat Dhuha dan Dhuhur Berjama’ah, bertujuan untuk mengenalkan pelaksanaan ibadah shalat dan menanamkan kecintaan untuk menjaga shalat fardhu Ruang lingkupnya adalah pembiasaan Shalat Dhuha dan Shalat Dhuhur secara berjama’ah
b. Tadarus Al Qur’an, bertujuan untuk menanamkan rasa cinta terhadap al Qur’an dan membiasakan siswa untuk agar senantiasa membaca Al Qur’an. Ruang lingkupnya adalah pembiasaan membaca Al Qur’an setiap hari
c. Layanan Bimbingan dan Konseling, bertujuan untuk memberikan layanan konseling kepada peserta didik di lingkungan madrasah. Ruang lingkupnya meliputi :
(1) layanan orientasi pengenalan lingkungan madrasah
(2) layanan bimbingan belajar,
(3) layanan konseling kesulitan belajar dan masalah pribadi siswa,
d. Kepramukaan, bertujuan untuk melatih siswa agar terampil dan mandiri, menanamkan sikap peduli terhadap orang lain, melatih agar mampu bekerja sama dengan orang lain, menanamkan sikap disiplin, menumbuhkan rasa percaya diri. Ruang lingkupnya adalah
1) keterampilan personal
2) Keterampilan sosial
3) Keterampilan vokasional sederhana
e. Seni Baca Al Qur’an, bertujuan untuk menumbuhkan apresiasi (penghargaan) siswa terhadap seni budaya Islami, memupuk bakat dan minat siswa di bidang seni baca Al Qur’an, menumbuhkan rasa percaya diri. Ruang lingkupnya adalah keterampilan seni membaca Al Qur’an.
f. Seni Rebana, bertujuan untuk menumbuhkan apresiasi (penghargaan) siswa terhadap seni budaya Islami, memupuk bakat dan minat siswa di bidang seni musik Islami, menumbuhkan rasa percaya diri. Ruang lingkupnya adalah keterampilan memainkan musik rebana
Jadwal dan Alokasi Waktu
NO KEGIATAN HARI WAKTU KETER
1. Layanan Bimbingan Konseling Senin - Sabtu 07.30 – 13.00 ekuivalen dengan 2 jam pelajaran (2 x 35 menit)
2. Tadarus Al Qur’an Senin - Sabtu 06.30 – 07.00
3. shalat Dhuha berjama’ah Senin - Sabtu 08.45 – 09.00
4. Shalat Dhuhur berjama’ah Senin - sabtu 11.45 – 12.15
5. Kepramukaan Jum’at 15.15 – 16.45
6. Dokter Kecil/UKS Sabtu 15.15 – 16.45
7. Seni Baca AlQur’an Sabtu 15.15 – 16.45
8. Seni Rebana Sabtu 15.15 – 16.45
Penilaian Kegiatan Pengembangan Diri.
Penilaian Kegiatan Pengembangan diri dilakukan dengan pendekatan kulitatif dengan rentang sebagai berikut :
Kategori Nilai Keterangan
A Sangat Baik
B Baik
C Cukup
D Kurang
C. BEBAN BELAJAR
Penyelenggaraan pendidikan di MI Muhammadiyah Jekani 2 dilaksanakan dengan menggunakan sistem paket., yaitu sistem penyelenggaraan pendidikan dimana peserta didik diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku.
Setiap mata pelajaran pada sistem paket dinyatakan dalam bentuk satuan jam pembelajaran yang meliputi kegiatan tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tak terstruktur. Penugasan terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Bentuk penugasan terstruktur adalah pemberian tugas individu, pemberian tugas kelompok, melakukan riset sederhana (percobaan), dan lain-lain
Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Bentuk kegiatan mandiri tidak tersttruktur berupa pemberian pekerjaan rumah (PR), tugas kegiatan tadarus di rumah, melaksanakan shalat jamaah di masjid sekitar rumah, mengamati prinsip kerja pengetahuan alam dan atau pengetahuan sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur tertuang ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dibuat oleh guru. Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dalam sistem paket untuk SD/MI/SDLB 0% - 40%, SMP/MTs/SMPLB 0% - 50% dan SMA/MA/SMALB/SMK/MAK 0% - 60% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan
Pengaturan beban belajar yang dilakukan oleh MI Muhammadiyah Jekani 2 adalah sebagai berikut :
Kelas Alokasi Waktu (1 jam pelajaran) Jumlah jam pelajaran per hari Jumlah jam pelajaran per minggu Minggu efektif dalam setahun Jumlah jam pelajaran dan setahun
I 35 menit 31 jam 34 – 38 1054 – 1178
II 35 menit 32 jam 34 – 38 1088 – 1216
III 35 menit 33 jam 34 – 38 1122 – 1254
IV 35 menit 8 jam pelaran 39 jam 34 – 38 1326 – 1482
V 35 menit 8 jam pelaran 39 jam 34 – 38 1326 – 1482
VI 35 menit 8 jam pelaran 39 jam 34 – 38 1326 – 1482
Catatan :
a. Hari Jum’at hanya sampai jam ke-6
b. Hari Sabtu hanya sampai jam ke-7
KRITERIA KRITERIA
Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) Belajar adalah tingkat pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran oleh siswa per mata pelajaran. Penentuan kriteria ketuntasan minimal belajar ini ditetapkan dengan memperhatikan (1) Tingkat esensial (kepentingan) pencapaian standar kompetensi yang harus dicapai oleh siswa; (2) Tingkat kompleksitas (kesulitan dan kerumitan) setiap indikator pencapaian kompetensi Dasar yang harus dicapai oleh siswa; (3) Tingkat kemampuan (intake) rata-rata siswa di madrasah; dan (4) ketersediaan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran.
Kriteria Ketuntasan Minimal per mata pelajaran adalah sebagai berikut :
No. Komponen Aspek Penilaian Kriteria Ketuntasan Minimal
I II III IV V VI
A Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama
a. Al-Qur'an-Hadis Penguasaan Ilmu 65 65 75
Penerapan 75 75 75 75 75
b. Akidah-Akhlak Penguasaan Ilmu 75 75 75 75 75 75
Penerapan 75 75 75 75 75 75
c. Fikih Penguasaan Ilmu 75 75 75 75 75 75
Penerapan 75 75 75 75 75 75
d. SKI Penguasaan Konsep 75 75 75 75
Peneladanan 75 75 75 75
2. Pendidikan Kewarganegaraan Penguasaan Konsep 75 75 75 75 75 75
Penerapan Sikap Sosial 75 75 75 75 75 75
3. Bahasa Indonesia Penguasaan Bahasa 75 75 75
Mendengarkan 60 60 60 60 60 60
Berbicara 60 60 60 60 60 60
Membaca 60 60 60 60 60 60
Menulis 60 60 60 60 60 60
4. Bahasa Arab Penguasaan Bahasa 75 75 75
Mendengarkan 65 65 75
Berbicara 75 75 75
Membaca 75 75 75
Menulis 75 75 75
5. Matematika Penguasaan Ilmu 60 60 55 60 60 60
Penalaran dan Komunikasi 60 60 55 60 60 60
Pemecahaan Masalah 60 60 55 60 60 60
6. Pengetahuan Alam Penguasaan Konsep 65 65 60 60 60 60
Keterampilan Pengetahuan Alam 60 60 60 60 60 60
7. Seni Budaya dan Keterampilan Keterampilan Seni 60 60 60 60 60 60
Kerajinan 60 60 60 60 60 60
8. Pendidkan Jasmani Permainan dan Olahraga 70 70 70 70 70 70
Aktifitas Pengembangan 70 70 70 70 70 70
Ujidiri/Senam 70 70 70 70 70 70
B Muatan Lokal
a.Bahasa Jawa. Penguasaan Bahasa 60 60 60
Mendengarkan 60 60 60 60 60 60
Berbicara 60 60 60 60 60 60
Membaca 60 60 60 60 60 60
Menulis 55 55 55 55 55 55
B Baca Tulis Al Qur’an. Penguasaan Ilmu 75 75 75
Membaca 70 70 70 70 70 70
Menulis 70 70 70 70 70 70
10. Pengembangan Diri baik baik baik baik baik baik
a. baik baik baik baik baik baik
b. baik baik baik baik baik baik
Siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal harus mengikuti perbaikan (remedial), sampai mencapai ketuntasan kompetensi yang dipersyaratkan.
B. KRITERIA KENAIKAN KELAS
Peserta didik MI Muhammadiyah Jekani 2 dinyatakan naik kelas apabila memenuhi kriteria sebagai berikut :
a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada dua semester di kelas yang diikuti;
b. nilai mata pelajaran di bawah kriteria ketuntasan minimal tidak lebih dari 3 mata pelajaran
c. memperoleh nilai minimal 7,5 pada penilaian kelompok pelajaran 1) Pendidikan Agama Islam; 2) Baca Tulis Al Qur’an
d. memperoleh nilai minimal 80 pada penilaian 1) Praktek keagamaan ; 2) Akhlaqul Karimah
C. KRITERIA KELULUSAN
Berdasarkan PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, dan hasil rapat Komite MI Muhammadiyah Jekani 2 maka peserta didik dinyatakan lulus MI Muhammadiyah Jekani 2 apabila telah memenuhi persyaratan sebagai berikut :
a. telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran MI Muhammadiyah Jekani 2 memperoleh nilai baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran, kelompok mata pelajaram agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan;
b. lulus ujianm sekolah/madrasah unmutk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
c. lulus ujian nasional.
KALENDER PENDIDIKAN
Kalender pendidikan adalah penanggalan atau jadwal waktu kegiatan yang terkait dengan kegiatan pendidikan di sekolah selama 1 tahun. Diawali dengan awal kegiatan sekolah dan diakhiri dengan kenaikan kelas atau kelulusan dari hasil ujian akhir. Karena itu, dalam kaleder pendidikan terdapat pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik dan sekolah selama satu tahun pelajaran yang mencakup permulaan tahuan ajaran, minggu efektif, waktu pembelajaran efektif, dan hari libur. Beberapa hal berkaitan kalender pendidikan dipaparkan berikut.
1. Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainyakegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada MI Muhammadiyah Jekani 2
2. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada MI Muhammadiyah Jekani 2
3. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran, termasuk muatan local, ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri.
4. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakannya kegiatan pembelajaran pada MI Muhammadiyah Jekani 2 Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester, jeda antarsemester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum, termasuk hari besar nasional dan hari libur khusus.
Kalender Pendidikan MI Muhammadiyah Jekani 2 disusun berdasarkan Kalender Pendidikan Kanwil Departemen Agama Provinsi Jawa Tengah, , Kalender Pendidikan Yayasan Muhammadiyah , dan kalender kegiatan internal MI Muhammadiyah Jekani 2
Berdasarkan berbagai peraturan di atas, alokasi waktu minggu efektif belajar , waktu libur, dan kegiatan lainnya di MI Muhammadiyah Jekani 2 secara lengkap tergambar dalam kalender pendidikan MI Muhammadiyah Jekani 2 sebagai berikut.
Surat Edaran Ditjen Pendidikan Islam Nomor: DJ. II.1/PP.00/ED/ 681/2006
tentang Pelaksanaan Kurikulum 2008
Tabel. Alokasi Waktu pada Kalender Pendidikan
No. K e g i a t a n Alokasi Waktu Keterangan
1 Minggu efektif belajar Minimum 34 minggu dan Digunakan untuk kegiatan
maksimum 38 minggu pembelajaran efektif pada setiap
satuan pendidikan
2 Jeda tengah semester Maksimum 2 minggu Satu minggu setiap semester
3 Jeda antarsemester Maksimum 2 minggu Antara semester I dan II
4 Libur akhir tahun pelajaran Maksimum 3 minggu Digunakan untuk penyiapan kegiatan
Dan administrasi akhir dan awal tahun
Pelajaran
5 Hari Libur Keagamaan 2 - 4 minggu Daerah khusus yang memerlukan libur
keagamaan lebih panjang dapat
mengaturnya sendiri tanpa mengurangi
jumlah minggu efektif belajar dan
waktu pembelajaran efektif
6 Hari Libur Umum/ Maksimum 2 minggu Disesuaikan dengan Peraturan
Nasional Pemerintah
7 Hari Libur Khusus Maksimum 1 Minggu Untuk satuan pendidikan sesuai dengan
ciri kekhususan masing-masing
8 Kegiatan khusus Maksimum 3 minggu Digunakan untuk kegiatan yang
Sekolah/madrasah diprogramkan secara khusus oleh
sekolah/madrasah tanpa mengurangi
jumlah minggu efektif belajar dan
waktu pembelajaran efektif
Kalender Pendidikan MI Muhammadiyah Jekani 2
Tahun Pelajaran 2009/2010
Semester 1
No. Tanggal, Bulan, Tahun Kegiatan Keterangan
1 11 Juli 2009 Persiapan Tahun Pelajaran 2009/2010
2 13 Juli 2009 Hari Pertama Masuk Madrasah
3 13-15 Juli 2009 Kegiatan orientasi Peserta Didik (OPD)
4 20 Juli 2009 Perkiraan Libur Isra’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW Tahun 1430 H
5 17 Agustus 2009 Upacara Bendera HUT RI di madrasah
6 21-22 Agustus 2009 Perkiraan Libur awal Bulan Ramdhan 1430 H
7 14-19 September 2009 Perkiraan Awal Hari Raya Idul Fitri 1430 H(Menyesuaikan Keputusan Menteri Agama RI)
8 21-26 September 2009 Perkiraan Libur akhir Hari Raya Idul Fitri 1430 H
9 28-30 September 2009 Kegiatan Ulangan Tengah Semester Ganjil
10 1-3 Oktober 2009 Lanjutan Ulangan Tengah Semester ganjil
11 27 Nopember 2009 Perkiraan libur Hari Raya Idul Adha 1430 H
12 3-11 Desember 2009 Kegiatan Ulangan Akhir Semester ganjil
13 12-17 Desember 2009 Kegiatan remidi, class meeting dan pengolahan nilai belajar peserta didik
14 18 Desember 2009 Perkiraan libur tahun baru Hijriyah 1431 H
15 19 Desember 2009 Pembagian Hasil belajar peserta didik
16 21-31 Desember 2009 Libur semester ganjil
17 21-31 Desember 2009 Telaah dan penjabaran SKL UN tahun pelajaran 2009/2010
Semester 2
No. Tanggal, Bulan, Tahun Kegiatan Keterangan
1 1-2 Januari 2010 Lanjutan telaah dan penjabaran SKL UN tahu pelajaran 2009/210
2 1-2 Januari 2010 Libur semester ganjil
3
3 Januari 2010 Upacara HAB Depag
4 4 Januari 2010 Masuk Pertama Semester genap tahun pelajaran 2009/2010
5 Februari 2010 Perkiraaan libur umum hari raya Imlek
6 Februari 2010 Perkiraaan libur umum hari raya Nyepi
7 8-13 Maret 2010 Kegiatan ulangan tengah semester genap
Perkiraan libur umum Maulid Nabi Muhammad SAW
8 19-23 April 2010 Perkiraan UN MA ( utama)
9 26-29 April 2010 Perkiraan UN MTs ( utama)
10 26-30 April 2010 Perkiraan UN MA (susulan)
11 April 2010 Perkiraan libur umum wafatnya Yesus Kristus
12 Mei 2010 Perkiraan hari raya waisak
13 Mei 2010 Perkiraan hari kenaikan yesus kristus
14 3-8 Mei 2010 Perkiraan UM MA (susulan)
15 3-6 Mei 2010 Perkiraan UM MTs ( susulan)
16 1-15 Mei 2010 Perkiraan UM MA (susulan) dan UM MTs (utama)
17 10-12 Mei 2010 Perkiraan UAMBM MI (utama)
18 17-19 Mei 2010 Perkiraan UAMBM MI (susulan)
19 17-22 Mei 2010 Perkiraan UM MTs (susulan)
20 24-29 Mei 2010 Perkiraan UM MI (utama)
21 31 Mei 2010 Perkiraan UM MI (susulan)
22 1-5 Juni 2010 Perkiraan UM MI (susulan)
23 3-10 Juni 2010 Ulangan Kenaikan Kelas
24 11-18 Juni 2010 Kegiatan remidi, pengolahan nilai hasil belajar peserta didik
25 19 Juni 2010 Pembagian Laporan hasil Belajar peserta didik
26 21-30 Juni 2010 Libur kenaikan kelas
27 1-10 Juli 2010 Libur Kenaikan Kelas
28 12 Juli 2010 Hari pertama masuk sekolah tahun pelajaran 2010/2011
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Silabus
2. RPP
3. KKM
4. Surat-surat Keputusan Kepala Madrasah :
• SK Tim Penyusun Kurikulum
• SK SKBM atau Kriteria Ketuntasan Minimal
• SK Kriteria Kenaikan Kelas
• SK Pembagian Tugas Guru dalam Kegiatan Pembelajaran, Bimbingan, dan Ekstrakurikuler
• Profil Sekolah
• Data lain yang relevan
Senin, 15 Maret 2010
Ulangan MID Semester MIM Jekani 2
http://www.ziddu.com/download/8982503/SOALMIDSMTGENAPTP.09-10.docx.html
semoga bermanfaat bagi bapak/ibu guru semuanya
ilmu tajwid
silahkan download dibawah ini gratis
buruan
http://www.ziddu.com/download/8982102/Tajwid.exe.html
ilmu tajwid
silahkan download dibawah ini
Minggu, 14 Maret 2010
Belajar mengenal angka
ini ada sofware mengenal angka yang aku download beberapa hari lalu, semogga bermanfaat
silahkan download di sini
http://www.ziddu.com/download/8966806/ayomengenalangka.zip.html
Minggu, 07 Maret 2010
Kumpulan Soal-Soal
KELOMPOK KERJA MADRASAH IBTIDAIYAH (KKMI)
KECAMATAN MONDOKAN
TAHUN PELAJARAN 2009/ 2010
| Nama Murid : …………………………… Mata Pelajaran : Aqidah Akhlak Kelas : IV (Empat) | No. Absen : ………………………………… Hari/ Tanggal : ………………………………… Waktu : ..…………………………..…… |
A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c atau d didepan jawaban yang paling benar!
| 1. Arti salam menurut bahasa adalah….. a. Keindahan b. Keselamatan c. Keadilan d. Kejujuran 2. Jawaban salam dianjurkan……daripada ucapan salam a. Kurang lengkap b. Tidak lengkap c. Lebih lengkap d. Lengkap 3. Arti kalimat tayibah adalah….. a. Ucapan yang baik b. Ucapan yang jelek c. Ucapan yang tidak berguna d. Ucapan yang sia-sia 4. Ucapan salam tidak boleh diucapkan ketika…… a. Mengawali pidato b. Bertemu dengan orang yang dikenal c. Masuk rumah d. Masuk kamar kecil 5. Fungsi ucapan salam untuk kita adalah…… a. Mendorong rasa saling mencintai b. Menjauhkan persaudaraan c. Menunjukkan kelemahan seseorang d. Ungkapan untuk merendahkan orang lain 6. Orang yang dapat menjaga lisannya akan….. b. 20 orang c. 25 orang d. 35 orang 12. Iman kepada rasul Allah termasuk salah satu dari….. a. Rukun Islam b. Rukun iman c. Syahadat d. Sifat mukmin 13. Nabi dan rasul akhir zaman adalah….. a. Nabi Muhammad saw. b. Nabi Isa a.s. c. Nabi Musa a.s d. Nabi Adam a.s 14. Dibawah ini adalah cara-cara menaati rasul Allah, kecuali….. a. Meneladaninya b. Mengikuti sunahnya c. Menyembahnya d. Mengetahui riwayatnya 15. Semua rasul diutus oleh Allah dengan membawa syariat agama….. a. Majusi b. Yahudi c. Nasrani d. Islam 16. للّهِ ا حْمَةُ رَ Berarti ………dari Allah a. Kasih sayang b. Keadilan c. Kebaikan d. Keamanan 17. Hendaknya ucapan salam disertai dengan…. a. Umpatan b. Tangisan c. Gurauan d. Senyuman 18. Allah memberi makanan kepada kita agar aman dari…… a. Kemakmuran b. Kesejahteraan c. Kelaparan c. Haram d. Makruh 26. Nama-nama Allah yang baik disebut…… a. Asmaul Husna b. Al-latif c. Kalimat Tayibah d. As-Salam 27. Kita memohon kepada Allah agar diberi rasa aman dari hal-hal berikut, kecuali….. a. Penyakit badan b. Kesehatan c. Ketakutan d. Kelaparan 28. Allah melindungi hamba-Nya dari musibah, Allah bersifat…… a. مُ لسَّلاَ اَ b. للَّطِيْفُ اَ c. مِنُ لْمُوءْ اَ d. يْ دِ لْهَا اَ 29. Setiap rasul yang diutus oleh Allah berjenis kelamin….. a. Laki-laki dan perempuan b. Bukan laki- dan perempuan c. Perempuan d. Laki-laki 30. Dibawah ini yang bukan merupakan akhlak Nabi Muhammad saw. adalah…… a. Dermawan b. Bakhil | a. Menderita b. Merana c. Sengsara d. Selamat 7. Ucapan مُ لسَّلاَ اَ berarti…… a. Mahasejahtera b. Yang Maha Penjaga Keamanan c. Yang Maharaja d. Yang Mahahalus 8. Apabila berbicara, hendaklah untuk hal-hal yang…… a. Menguntungkan b. Bermanfaat c. Menyakitkan d. Sia-sia 9. Allah memberi rasa aman dan kemakmuran kepada….. a. Manusia b. Ulama c. Semua makhluk-Nya d. Binatang 10. للَّطِيْفُ اَ Berarti……. a. Yang Mahasejahtera b. Yang Mahahalus c. Yang Maha Penjaga Keamanan d. Yang Maha Menyelamatkan 11. Nabi dan rasul yang wajib kita imani berjumlah….. a. 10 orang d. Kesehatan 19. Hukum menjawab salam dari saudara muslim adalah….. a. Mubah b. Sunah c. Makruh d. Wajib 20. Pernyataan yang benar tentang pengaruh salam yang ikhlas adalah….. a. Bertambahnya rasa kebencian b. Meningkatkan rasa persaudaraan c. Berkurangnya rasa persaudaraan d. Menguatkan perasangka buruk 21. Ucapan salam yang lebih lengkap adalah…. a. تُهُ كاَ بَرَ وَ للّهِ ا حْمَةُ رَ وَ عَلَيْكُمْ مُ لسَلاَ اَ b. للّهِ ا حْمَةُ رَ وَ عَلَيْكُمْ مُ لسَلاَ اَ c. عَلَيْكُمْ مُ لسَلاَ اَ d. للّهِ ا حْمَةُ رَ وَ عَلَيْكُمْ مُ لسَلاَ وَ 22. Berikut ini merupakan tiga permohonan dalam ucapan salam, kecuali…. a. Berkah b. Keselamatan c. Rahmat d. Kekayaan 23. تُهُ كاَ بَرَ وَ للّهِ ا حْمَةُ رَ وَ عَلَيْكُمْ مُ لسَلاَ اَ Arti lafal yang digaris bawahi adalah….. a. Berkah Allah b. Keselamatan c. Keselamatan atasmu d. Rahmat Allah 24. Zat yang mencukupi kebutuhan semua makhluk adalah….. a. Malaikat b. Allah c. Jin d. Presiden 25. Hukum memohon perlindungan kepada selain Allah adalah….. a. Halal b. Sunah c. Penyabar d. Penyantun 31. Sifat para rasul yang memiliki otak yang cerdas disebut…… a. Tabligh b. Amanah c. Fatanah d. Siddiq 32. Kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. adalah…… a. Taurat b. Zabur c. Injil d. Al-Qur’an 33. Para Nabi terhindar dari sifat khianat. Kebalikan dari sifat khianat adalah…… a. Tabligh b. Fatanah c. Amanah d. Siddiq 34. Sifat tabligh yang dimiliki rasul berarti….. a. Menyampaikan b. Dapat dipercaya c. Jujur d. Cerdas 35. Para Rasul Allah memiliki sifat maksum yang berarti……. a. Tidak pernah salah b. Terjaga dari dosa c. Berhati-hati dalam bertindak d. Dilindungi Allah |
B. Isilah titik berikut dengan jawaban yang benar!
1. Hukum menjawab salam dari saudara sesama muslim adalah……
2. Kalimat atau ucapan-ucapan yang baik untuk mengagungkan Allah swt disebut……
3. Arti dari adalah……
4. Rukum iman yang ke-3 adalah iman kepada……
5. Sifat Siddiq artinya…..
6. Nama-nama yang baik bagi Allah disebut…..
7. Orang yang dapat menjaga lisannya dengan baik akan…..
8. Rasul yang paling mulia kedudukannya adiantara rasul-rasul yang lain adalah……
9. Setiap bertemu dengan teman dan bertamu ke rumah orang lain kita harus mengucapkan…..
10. Apabila kita taat kepada Rasul berarti kita taat kepada……
C. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan singkat dan tepat!
1. Tulislah lafal ucapan salam secara lengkap!
2. Kapan kita dianjurkan untuk mengucapkan salam?
3. Jelaskan sifat Allah !
4. Sebutkan sifat-sifat yang wajib dimiliki para nabi dan rasul!
5. Sebutkan akhlak Nabi Muhammad saw. yang sangat menonjol dalam kehidupan beliau!






